Kenapa Ada Anak Yang Suka Memukul, Pelajari Sebabnya Di Sini

Anda pasti akan terkejut bila tiba tiba melihat anak memukul temannya ketika sedang bermain hingga temenya menjadi menangis. Setelah diselidiki lebih dalam ternyata bukan kali pertama anak suka memukul temannya.

Di saat seperti ini pasti anda merasa menjadi orang tua yang buruk dalam mendidik anak anda bukan? Sebelum anda merasa menjadi orang tua yang buruk sebaiknya anda mengetahui penyebab mengapa anak suka memukul.

Sebelum nya anda harus menerima bila perilaku dari sang anak yang suka memukul ini merupakan kesalahan atau pun kekurangan para orang tua dalam mendidik sang anak. Namun ini juga bukan berarti bila anak kelak akan menjadi seorang anak suka memukul.

Di usia anak yang masih dikatakan balita mereka belum lancar berbicara sehingga memilih memukul untuk mengekspresikan apa yang dia inginkan. Berikut beberapa kemungkinan alasan anak suka memukul:

  • Anak merasa tidak nyaman

Anak dapat memukul ketika mereka merasa lapar, haus, mengantuk, Lelah atau merasakan ketidaknyamanan. Anda dapat mengurangi kemungkinan anak memukul lagi dengan memastikan bahwa sang anak sudah cukup makan serta cukup tidur sebelum anak bermain dengan para temannya.

  • Anak mencoba mempertahankan area miliknya

Anak akan dapat melakukan kekerasan ketika berada di tengah banyak anak lainnya bila teman nya menyenggol, berebut mainan, atau temannya tidak mau bergantian mainan. Bila si anak sudah berkata namun tidak di dengar oleh temannya maka yang akan terjadi kemungkinan besar anak akan memukul temannya.

  • Anak merasa ada perubahan di dalam keluarga

Sebenarnya anak menjadi suka memukul atau melakukan hal yang tidak terpuji lainnya seperti menggigit atau mencubit itu pasti ada sebab tertentu seperti dia merasa ada perubahan yang terjadi di dalam keluarga nya. perubahan yang dimaksud ialah mungkin karena pindah tempat tinggal, memiliki adik baru atau terjadi kekerasan di dalam rumah tangga.

  • Anak kurang kegiatan dalam menyalurkan energi

Anak suka memukul ini bisa terjadi karena anak tidak memiliki ruang untuk menyalurkan energinya. Bila begitu anda dapat memulai memperbanyak waktu bermain anak yang berada di luar rumah dengan tujuan agar anak dapat beraktifitas lebih bebas dengan tetap dalam pengawasan orang tua nya.

  • Anak tidak mampu mengungkapkan perasaannya

Anak yang tidak dapat menemukan kata yang tepat untuk mengungkapkan ekspresi kebutuhan atau keinginannya ini biasanya akan melakukan sesuatu hal karena anak merasa frustasi akibat dari dia tidak bisa mengungkapkannya sehingga anak memilih menggunakan tangannya atau memukul.

Dalam menghadapi anak suka memukul anda dapat memberikan contoh dengan melakukan hal yang terpuji, seperti hindari memarahi anak dengan menggunakan kekerasan. Kekerasan yang dimaksud ialah seperti mencubit atau memukul karena bila menggunakan kekerasan anak akan berfikiran bila itu merupakan solusinya.