Mengapa Anak Gampang Sakit? Ketahui Penyebabnya Sekarang Juga!

Mengupayakan agar anak selalu sehat memang impian setiap orang tua. Namun, terkadang ada beberapa orang tua yang terlalu berlebihan dalam menjaga kesehatan anak. Dan itu tidak baik karena akan mengakibatkan anak gampang sakit. Lhoh? Kok bisa malah menyebabkan anak mudah jatuh sakit padahal menjaga kesehatan anak sangat ketat? Sebab, beberapa hal yang tidak dipahami orang tua menjadi boomerang bagi kesehatan anak.

Penyebab anak gampang sakit ternyata bisa didasari dari pola asuh orang tua itu sendiri. Peran penting orang tua menjadikan mereka pengendali penuh atas anak. Namun, berlebihan dalam menjaga kesehatan hingga kebersihan anak merupakan kesalahan fatal.

Itulah sebabnya, banyak psikolog mengatakan bahwa mendiskusikan pola asuh anak sebelum menikah adalah hal yang sangat penting. Karena para orang tua muda di jaman sekarang seperti belum siap jika dihadapkan dengan keadaan baru, seperti mempunyai anak untuk pertama kalinya.

Beberapa hal yang wajib orang tua ketahui tentang ilmu parenting adalah semua hal yang dilakukan secara berlebihan tidak baik untuk anak. Inilah beberapa penyebab anak gampang sakit:

  1. Terlalu takut membiarkan anak bermain di luar

Membatasi ruang gerak anak, bahkan sampai harus membuat anak selalu berada di dalam rumah. Ini akibat ketakutan orang tua anak akan terkena kuman jika berada di luar rumah. Sangat tidak baik untuk kesehatan jangka panjang anak.

  1. Menjadikan rumah terlalu bersih

Membuat rumah terlihat bersih memang penting. Namun jika sudah terlalu berlebihan dalam membuat rumah sangat bersih juga bukan hal baik untuk kesehatan anak. Anak membutuhkan interaksi dengan hal-hal kotor agar ketahanan tubuhnya terhadap kuman lebih kuat. Berbeda jika membuat anak sangat bersih, kuman akan membuat anak gampang sakit.

  1. Anti dengan prinsip “belum lima menit”

Menerapkan prinsip belum lima menit pada anak adalah hal yang baik. Karena akan membentuk daya tahan tubuh anak terhadap kuman lebih kuat. Ketika anak menjatuhkan makanannya, dan masih memungkin untuk dimakan, maka biarkan anak untuk mengambil dan memaknnya kembali.

Sebetulnya, kuman juga membutuhkan beberapa waktu untuk benar-benar mampu menempel pada makanan. Anti terhadap “belum lima menit” akan membuat anak tidak kebal terhadap kuman.

  1. Banyak menggunakan produk steril atau anti bakteri

Memberikan produk seperti gel anti-septik, tissue basah anti bakteri dan produk steril lainnya pada anak tidak baik untuknya. Semakin banyak anak diberikan anti bakteri, akan semakin melemahkan daya tahan anak terhadap bakteri.

  1. Takut untuk membuka jendela

Beberapa orang menggunakan air conditioner (AC) di rumahnya, namun pertukaran udara melalui jendela juga sangat penting. Menutup rumah rapat-rapat dari udara luar akan membuat ketahanan tubuh anak lemah jika anak terpapar udara bebas di luar.

Beberapa cahaya matahari juga perlu untuk masuk ke dalam rumah melalui jendela atau fentilasi agar anak kebal terhadap berbagai macam penyakit. Kekurangan udara bebas di dalam rumah membuat anak gampang sakit.